Dadaku penuh, bersama dengan cahaya dalam lentera, pada tatap mata itu, dan gelak tawa.
Penuh sekali, seperti balon yang terlalu banyak udara, seperti gelas yang airnya ruah, dan lalu meledak bersama konfeti warna-warni.
Ya, untuk seseorang yang nantinya akan menjadi anugrah terindah yang pernah seorang pemimpi sepertiku miliki.